Archive for April, 2010

Hamparan Hakikat Cinta

Hamparan Hakikat Cinta

Rabu, 28/04/2010
Oleh Zahrul Bawady M. Daud


“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. 3:14)
Para pujangga sepakat, cinta ada di hati. Kedahsyatan cinta melahirkan jutaan inspirasi. Ia tak nampak kasat mata, namun indikasinya sangat mempengaruhi pikiran, plus mengendalikan tindakan.
Dulu, saat masa SMA, saya punya teman yang sedang dilanda kasmaran. Hari-harinya cerah-ceria, kehidupannya penuh tawa. Apa yang dia lakukan terasa ringan, apalagi jika berkaitan dengan si “dia.” Pernah, ketika orang yang dicintainya sedang ulang tahun, ia harus meminjam uang kepada temannya. Padahal hal tersebut hampir tidak pernah dilakukannya sama sekali, pun dia hidup dalam keluarga berada.
Darimana datangnya keberanian meminjam uang itu? Cinta. Benar, padahal untuk sekelas dia, meminjam uang adalah hal yang dapat kita katakan tabu. tapi semuanya sirna ketika berhadapan dengan lima huruf saja. Cinta. Meminjam kata sang sufi “CINTA”, Jalaluddin Rumi namanya, “Cinta mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan kematian menjadi kehidupan, cinta pula yang membuat budak menjadi seorang pemimpin. Inilah kekuatan cinta.”

Continue reading ‘Hamparan Hakikat Cinta’

Cara Makan Rasulullah

Cara Makan Rasulullah
Share

Today at 2:10am

Cara Makan Rasulullah

Jika kita mengamati pola makan Rasulullah Saw. Maka kita akan dapati bahwa beliau mengumpulkan beberapa aspek, diantaranya aspek faidah, kenikmatan dan penjagaan terhadap kesehatan, seperti yang ditetapkan oleh ilmu kedokteran baik dulu maupun sekarang, bahwa mengkonsumsi makanan secara berlebihan akan mengakibatkan berbagai penyakit, dan beliau tidak pernah makan hingga kekenyangan, beliau bersabda, “Cukuplah bagi manusia untuk mengkonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang sulbinya (rusuknya)”.

Akan tetapi manusia secara tabiat enggan untuk menkonsumsi makan dengan pola ini dan mungkin kebanyakan kita tidak mampu untuk melakukannya , jika demikian keadaannya, maka diperbolekan makan tapi hendaknya jangan melebihi sepertiga dari perut kita, sebagaimana sabda beliau, “Jika tidak bisa demikian, maka hendaknya ia memenuhi sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas”.

Continue reading ‘Cara Makan Rasulullah’

Aceh, Konflik Tak Bertepi. Rekaman Sejarah Pribadi Part I.

Aceh, Konflik Tak Bertepi. Rekaman Sejarah Pribadi Part I.
Share

Today at 12:44am Uploaded via Facebook Mobile

Kemarin malam, pas lagi asik asik duduk sama kawan kawan yang sedang mempersiapkan menu untuk tamu dari Aceh yang kebetulan singgah ke Mesir, seorang teman nyelutuk, nonton film dokumenter yok? Tentang Aceh lho. Filmnya menggugah deh.

Sebelumnya saya biasa aja. Belum ada rasa heran. Tapi ketika saya liat justeru hard disk saya yang dipasang ke komputer KMA (kebetulan kami sedang di Meuligoe Aceh, tempat yang selalu saya ceritakan itu), baru saya terkejut. Film Aceh mana yang sedang diceritakan, kok saya sendiri ngak nyambung. Padahal seharusnya saya lebih tau tentang isi hard disk itu.

Continue reading ‘Aceh, Konflik Tak Bertepi. Rekaman Sejarah Pribadi Part I.’

SEORANG ANAK BERTANYA PADA NENEKNYA

SEORANG ANAK B’RTNYA PD NENEKNYA
Share

Monday, April 26, 2010 at 02:30am

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

Cucu: “Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentangku?”

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya.

Nenek: “Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.

“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar sinenek lagi. Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

Cucu: “Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.”

Continue reading ‘SEORANG ANAK BERTANYA PADA NENEKNYA’

Robert Dickson Crane,Mantan Penasehat Presiden AS memilih jadi Muslim

Ditulis oleh MUSLIM di/pada April 22, 2010

Berbagai posisi penting dalam pemerintahan Amerika Serikat (AS) pernah ditempati Robert Dickson Crane. Dia pernah menjabat sebagai penasihat politik luar negeri untuk Presiden AS ke-37, Richard Nixon, dari 1963 sampai 1968, dan untuk waktu yang sangat singkat menjabat wakil direktur perencanaan Dewan Keamanan Nasional pada masa pemerintahan Nixon, serta menjadi duta besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) di masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan.

Setelah memeluk Islam, lelaki kelahiran Cambridge, Massachusetts, AS, 26 Maret 1929 ini lebih banyak berkecimpung dalam berbagai kegiatan yang mengkampanyekan tentang Islam. Perjalanan Crane dalam menemukan Islam cukup panjang. Nenek moyang Crane dari garis ibu berasal dari daratan Eropa yang bermigrasi ke wilayah Amerika.

Continue reading ‘Robert Dickson Crane,Mantan Penasehat Presiden AS memilih jadi Muslim’

Hidup dengan apa yang ada

Hidup dengan apa yang ada
Share

Tues at 2:55am

Pernah ga Anda merasa menyesal dengan keputusan yang Anda buat pada masa lalu? Atau merasa apa yang Anda lakukan, dan apa yang ada pada Anda sekarang seakan tidak berharga? Saya pernah. dan untuk itu saya menulis note ini.

Saya kadang merasa alangkah beruntung jika saya bisa menjadi seperti si fulan atau si fulan. Tidak sekadar iri, tapi menjurus pada perasaan rendah diri. Bila mendengar ada yang baru lulus Majister misalkan, tiba-tiab muncul perasaan untuk menjadi seperti orang tersebut. Apa yang sedang saya jalani saat ini terasa seperti hilang nilainya.

Pernah saya menghadiri sidang tesis seorang mahasiswa S2 bidang tafsir.Tesisnya luar biasa. Para penguji menyampaikan banyak pujian. di akhir sidang sang Mahasiswa tadi mendapatkan gelar masternya dari Al-Azhar dengan yudisium “Summa Cumlaude”. Alah mak Oi. Seketika muncul perasaan menyesal. Kenapa saya dulu tidak memilih tafsir? Andai saja saya memilih di jurusan Tafsir, suatu saat saya pasti bisa seperti mahasiswa tersebut, bahkan mungkin lebih.

Continue reading ‘Hidup dengan apa yang ada’

Bunda, Jangan Menangis

Bunda, Jangan Menangis!
Share
Today at 4:12am
Bunda, Jangan Menangis!

Bunda, jangan menangis

Bunda, jika aku ada di sisimu,ia tak kan ku biarkan bulir air mata itu keluar dari bola mata indahmu. Tak kan kubiarkan setitikpun menyentuh pipi itu. Ingin ku buat, wajahmu kian merekah, senyummu kian sumringah. Walau aku yakin, kulitmu sudah mulai keriput, tanda kau tak muda lagi. Tapi bagiku, kaulah semangat jiwa muda itu, kaulah pahlawan dalam hari hari kelamku, kaulah bunga ketika hatiku sedang merona.

Continue reading ‘Bunda, Jangan Menangis’


Admin

myp0s
suk4rsa
LuXs


Photobucket
free counters