Archive for the 'Dunia Internasional' Category

Instanisasi Intelektual

INSTANISASI INTELEKTUAL

Oleh: Zahrul Bawady M. Daud

(Mahasiswa Al-Azhar Kairo, Anggota Ikatan Penulis Santri Aceh)

Instanisasi Intelektual

Instanisasi Intelektual, pendidikan

2 September 51 tahun lalu menjadi pertanda baik bagi perkembangan pendidikan Aceh. Setelah mengalami pasang surut dalam penyusunannya, sebuah universitas resmi digalang dengan bantuan dari Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh (YDKA) dan Komisi Perencana dan Pencipta Kota Pelajar/ Mahasiswa yang dicanangkan oleh penguasa perang D.I. Aceh.

Tekad bulat itu dikukuhkan dengan peletakan batu pertama kota pelajar/mahasiswa (kopelma) Darussalam pada 17 Agustus 1958. Setahun setelah itu, 2 september 1959 diresmikanlah jurusan pertama dari universitas Syiah Kuala. Pembukaan jurusan ekonomi diiringi dengan pembukaan selubung Tugu Darussalam oleh Soekarno menjadi cikal bakal kebangkitan pendidikan Aceh.

Hakikatnya, program kebangkitan pendidikan Aceh itu adalah mengulang sejarah masa lampau. Aceh pernah menjadi pusat pengetahuan nusantara, bahkan sangat masyhur di Asia Tenggara. Ketika kesultanan Aceh pada era sultan Iskandar Muda, berbondong-bondong pelajar Asia menuju Aceh. Berikutnya Islam menyebar ke berbagai belahan, membawa nama Aceh sebagai pusat peradaban.

Continue reading ‘Instanisasi Intelektual’

Apa Itu Mesjid Menurut Media Amerika Serikat ?

Apa Itu Mesjid Menurut Media Amerika Serikat ?
REP Cechgentong|  18 September 2010  |  16:35
The Sultanahmet Mosque, also known as the Blue Mosque, is in Istanbul, Turkey. It was built during the early 17th century. Credit: Steve Allen | Dreamstime

The Sultanahmet Mosque, also known as the Blue Mosque, is in Istanbul, Turkey. It was built during the early 17th century. Credit: Steve Allen | Dreamstime

Berita-berita tentang Islam dan umatnya kembali marak di Amerika Serikat. Mulai dari perkembangan mesjid-mesjid di Amerika, ditayangkannya khotbah-khotbah secara online pada bulan Ramadhan sampai berita pendirian “Ground Zero Mosque” (Pusat Budaya dan Sejarah Islam ke-13 dan tempat ibadah yang dijadwalkan dibangun dekat lokasi serangan 11 September di New York).
Menurut Pew Forum on Religion & Public Life, pada tahun 2009 ada sekitar 2,5 juta Muslim tinggal di Amerika Serikat (dari total 1,57 Miliar Muslim di dunia). Menurut National Public Radio, setidaknya ada 100 masjid di New York City (2 mesjid berada di dekat Ground Zero) dan ada sekitar 1.000 mesjid di seluruh Amerika Serikat. Namun belum banyak masyarakat Amerika Serikat yang mengetahui apa saja yang terdapat di lingkungan mesjid-mesjid tersebut.

Destinasi Cinta

Destinasi Cinta

Destinasi Cinta Pengembara Ramadhan

Oleh: Zahrul Bawady M. Daud[i]

Destinasi Cinta

Destinasi Cinta

Ramadhan kini telah berakhir, usianya sudah senja bahkan sudah tutup mata. Entah tahun depan kita dapat bertatap muka lagi dengan bulan penuh kemulian ini, semua serba misteri. Tak tertebak, karena usia ramadhan dan usia kita berada dalam ilmu Allah, pengetahuan yang tak didahului oleh kebodohan.

Kini, pendidikan ramadhan telah ditutup. Ijazah bergelar takwa sudah disiapkan. Akan tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah, berapa banyak siswa ramadhan yang diyudisium dengan gelar yang memuaskan.

Ibaratnya sebuah jalur pendidikan. Maka salah besar ketika kita menganggap I syawal sebagai akhir dari pendidikan ramadhan kita. Hari raya adalah awal kita membangun pondasi, kemana kita akan melangkah setahun ke depan. Lebaran juga bermakna sebagai langkah awal dari sekian banyak mimpi kita selama ramadhan.

Continue reading ‘Destinasi Cinta’

RASULULLAH MENANGIS DI PADANG MAHSYAR

RASULULLAH MENANGIS DI PADANG MAHSYAR [Renungan]
by Tomang Elyas
Padang Masyar

Padang Masyar

Dari Usman bin Affan dari Abbas, Rasulullah bersabda, “Aku adalah orang yang paling awal dibangkitkan dari kubur pada hari kiamat yang tiada kebanggaan. Bagiku ada syafaat pada hari kiamat yang tiada kemegahan. Bendera pujian di tanganku dan nabi-nabi keseluruhannya berada di bawah benderaku. Umatku adalah umat yang terbaik. Mereka adalah umat yang pertama dihisab sebelum umat yang lain. Ketika mereka bangkit dari kubur, mereka akan membuang tanah yang ada di atas kepala mereka. Mereka semua akan berkata, ‘Kami bersaksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan kami bersaksi bahwa Muhammad itu Rasulullah. Inilah yang telah dijanjikan oleh Allah serta dibenarkan oleh para rasul’.”
Ibnu Abbas berkata, “Orang yang pertama dibangkitkan dari kubur di hari kiamat ialah Muhammad. Malaikat Jibril akan datang kepadanya bersama seekor Buraq. Israfil pula datang dengan membawa bersama bendera dan mahkota. Izrail pula datang dengan membawa bersamanya pakaian-pakaian surga.”
Malaikat Jibril akan menyeru, “Wahai dunia! Di mana kubur Muhammad?” Bumi menjawab, “Sesungguhnya, Tuhanku telah menjadikan aku hancur. Telah hilang segala lingkaran, tanda dan gunung-ganungku. Aku tidak tahu dimana kubur Muhammad.”

Berdagang Tanpa Rugi

Berdagang Tanpa Rugi

Berdagang tanpa rugi

Berdagang tanpa rugi

Berdagang Tanpa Rugi

Berpuasa Karena Kedelai

Oleh: Zahrul Bawady M. Daud[i]

Kapitalisme di dunia perekonomian semakin menggila. Indonesia adalah salah satu korban yang paling layak kita bicarakan. Bayangkan, dengan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia bahkan harus mengemis kepada lembaga-lembaga yang menamakan diri sebagai “donatur”. Sebut saja International Moneter Foundation(IMF),  World Bank(WB)-Bank Dunia- dan Asian Development Bank(ADB).

Dengan dalih pinjaman lunak, sejak 1995 justeru bangsa kita sudah tergantung dengan ketiga badan keuangan dunia tersebut. Melalui Land Administration Projet (LAP), tirani kapitalisme terus menggorok urat nadi perekenomian kita, tak terkecuali Aceh. Dalam tatanan bangsa kita, mereka menancapkan kukunya melalui tokoh tokoh bayaran yang identik dengan sebutan “Mafia Berkeley.”

Continue reading ‘Berdagang Tanpa Rugi’

Mujtahid Buta

Mujtahid Buta
Ijtihad Buta
Oleh : Zahrul Bawady M. Daud

Mujtahid, Ijtihad

Jumat, 06/08/2010 10:43 WIB | email | print | share
Saya rasa, dalam permasalahan ijtihad dan taklid para ahli harus memberikan terminologi baru. Jika selama ini kita hanya familiar dengan kata taklid (fanatik) buta, maka kini kita juga harus cemas terhadap upaya ijtihad buta. Bahkan menurut pemahaman saya, ijtihad buta sama bahayanya dengan taklid buta. Selain mengadopsi pemikiran neo-muktazilah yang lebih mengedepankan rasionalitas, pemikiran ini juga semakin menjamur karena terkesan dengan tasahul (kemudahan) yang dijadikan kunci kampanye.
Jika kita mengasumsikan taklid buta sebagai tindakan tercela, karena kita mengikuti apa yang kita tidak tau sebab dan akibatnya atau lebih tepat disebut dogmaisme, maka ijtihad buta di sini adalah mengeluarkan sebuah opini publik tanpa mengetahui dasar permasalahan. Dalam bahasa sehari hari, sikap ini sering dicerminkan dengan kata-kata ngawur, ngelantur atau dalam bahasa kita disebut broh putoh. Lantas bagaimana jika ini terjadi dalam permasalahan hukum –agama?-

Damai Aceh, Sebuah Penemuan

Damai Aceh, Sebuah Penemuan
Perdamaian itu bukan hanya membanggakan Indonesia, tapi teladan bagi Asia Tenggara.

Nezar patria

PERANG, kata Sir Henry Maine, adalah praktik kuno manusia. “Tetapi, perdamaian adalah sebuah penemuan modern,” tulis hakim Inggris itu, pada suatu masa di Eropa pertengahan abad ke-19. Perdamaian, boleh jadi adalah ‘penemuan modern’. Atau juga bukan. Di tengah perang yang setua usia peradaban manusia, perdamaian adalah usaha tak mudah.
Di Aceh, misalkan, orang kerap mengingat: pada satu masa, perdamaian adalah sebuah kemustahilan. Selama tiga dekade, politik di sana digerakkan amarah. Kata-kata digantikan senjata. Atas nama keadilan, konsep tentang “Indonesia” digugat Gerakan Aceh Merdeka (GAM). “Indonesia,” kata Hasan Tiro, sang pemimpin pemberontakan itu, “tak lain konsep kolonialisme Belanda, yang diteruskan oleh penjajah Jawa”.

Admin

myp0s
suk4rsa
LuXs


Photobucket
free counters