Posts Tagged 'pluralisme'

PLURALISME BUKAN SOLUSI

PLURALISME BUKAN SOLUSI
Share
Sunday, May 15, 2010 at 1:23am

PLURALISME BUKAN SOLUSI; (Tanggapan terhadap tulisan Teuku Jafar Muhammmad Sulaiman)
Written By|Muhammad Husni Mukhtar[1]
Teuku Jafar Muhammad Sulaiman (TJMS) dalam tulisannya “Syariat Islam Tidak Perlu Dibela” mengemukakan pendapatnya tentang penerapan Syariat Islam di Aceh. Menurutnya, Syariat Islam yang sedang berjalan di Aceh saat ini masih perlu kita “rekayasa”—begitu bahasa yang Teuku Jafar gunakan. Untuk menguatkan pendapatnya, TJMS tidak sungkan-sungkan mengutip beberapa pendapat pakar untuk ‘melegalisasi’ pandanganya.

Apa yang TJMS tawarkan dalam tulisan tersebut sama sekali tidak ada hal baru. Gaung pluralisme sudah lama terdengar di berbagai belahan dunia Islam. Para ulama Islam pun sudah menulis karangan-karangan yang menolak pemikiran-pemikiran seperti itu. Namun, kali ini tulisan tersebut ingin membangkitkan pemikiran-pemikiran itu dalam konteks pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Bolehlah akhirnya kita katakan tulisan itu sebagai sebuah ide tua, namun sedang dimainkan di lapangan baru.

Pemikiran TJMS yang dituangkan dalam tulisan tersebut tak lebih dari sebuah penerapan dari pandangan para orientalis terhadap Islam. Sayangnya, penerapan tersebut tidak melalui sebuah analisa yang ilmiah. Dalam literatur Islam, mengikuti pendapat seseorang tanpa menganalisa terlebih dahulu, biasa kita kenal dengan istilah “taklid”.

Continue reading ‘PLURALISME BUKAN SOLUSI’

Arang Pluralisme di Wajah Islam

Arang Pluralisme di Wajah Islam
Share

Monday, April 5, 2010 at 5:56pm

Arang Pluralisme di Wajah Islam
Oleh: Zahrul Bawady M. Daud

Membahas terma pluralisme, tak akan terlepas daripada fakta sejarah munculnya isme yang sedang merebak ini. Di dalam What Went Wrong, Bernard Lowis mengungkapkan bahwa Kristen selalu diliputi oleh skisma (perpecahan). Perpecahan yang tak kunjung reda, bahkan menimbulkan pertikaian berdarah. Selanjutnya, masa kelam itu kembali dikukuhkan dengan hegemoni Kristen atas setiap kehidupan manusia. The dark ages (zaman kegelapan) yang dikenal ilmuwan Kristen, merupakan puncak daripada kegagalan gereja membuang sekte di dalamnya.

Hal ini kemudian membuat beberapa pengambil kebijakan di dalam gereja untuk mengambil sikap, guna menghindari pandangan buruk masyarakat terhadap kalangan gerejawan. Akhirnya, ditemukanlah model toleransi dalam menjalankan agama yang terlepas daripada sekte atau agama manapun yang dianut. Kegagalan agung daripada distorsi ajaran Kristen yang berdampak kepada konsep baru yang hari ini kita kenal dengan pluralisme beragama. Sebuah isme yang lahir dari kebingungan dan berkembang karena ketakutan Kristen bila pengikut mereka akan lari.

Continue reading ‘Arang Pluralisme di Wajah Islam’


Admin

myp0s
suk4rsa
LuXs


Photobucket
free counters